MU Dikaitkan dengan Griezmann, Berbatov: Hojlund buat Apa?

Manchester – Manchester United dikaitkan dengan Antoine Griezmann menuju bursa transfer Januari. Tapi rumor ini dipertanyakan oleh eks penyerang MU Dimitar Berbatov.
Manchester United dikabarkan memasukkan Griezmann ke daftar incaran untuk Januari nanti. Penyerang Atletico Madrid itu diharapkan bisa menambah daya gedor ‘Setan Merah’.

Musim ini MU kesulitan dalam mencetak gol khususnya di Premier League, dengan Rasmus Hojlund sebagai ujung tombak masih nol besar. Dari seluruh lini serangnya, MU bahkan baru mendapatkan satu gol saja dari Marcus Rashford.

Sebenarnya MU sedang kesulitan dalam hal keuangan. Mereka sudah menghabiskan banyak uang untuk membeli Hojlund, Andre Onana, dan Mason Mount musim panas kemarin, sampai-sampai harus mendatangkan Sofyan Amrabat sebagai pinjaman.

Padahal Fiorentina ‘cuma’ meminta sekitar 20 juta paun untuk transfer permanen Amrabat. Akan tetapi hadirnya Sir Jim Ratcliffe sebagai investor diperkirakan bakal bikin MU bergairah lagi di bursa transfer.

Cuma jika bicara rumor Griezmann ke MU, Berbatov menilai itu bukan langkah yang baik. Griezmann cuma akan menghambat perkembangan Hojlund.


“Kalau United memilih membeli seseorang di bursa transfer Januari, saya penasaran siapa yang akan dikejar,” kata Berbatov dilansir Metro.

“Antoine Griezmann sudah dikaitkan untuk Januari nanti, tapi kalau dia datang, apa yang terjadi dengan Hojlund dan apakah Griezmann cocok? Griezmann perlu bermain karena dia itu Griezmann, lalu Hojlund enggak main?”

“Kalau Hojlund enggak main, maka rasanya seperti, buat apa beli dia dulu? Bakal kacau sih. Saya rasa transfer itu enggak akan terwujud,” imbuhnya. https://kolechai.com

MU sendiri banyak disorot terkait performa para penyerang sayapnya. Marcus Rashford dan Antony dinilai tak menawarkan banyak hal untuk tim saat menyerang.

Gol Tendangan Bebas Uzbekistan Runtuhkan Inggris

Jakarta – Gol tendangan bebas indah Lazizbek Mirzae menghentikan langkah Inggris U-17 di Piala Dunia U-17 2023. Pelatih Inggris mengungkap bahwa gol ini benar-benar mengubah jalannya laga.
Inggris U-17 tersingkir dari Piala Dunia U-17. Hal tersebut terjadi usai Tim Tiga Singa kalah 2-1 dari Uzbekistan U-17 pada laga babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023 berlangsung di Jakarta International Stadium, Rabu (22/11/2023).

Uzbekistan unggul cepat melalui Amirbek Saidov di menit ke-4. Tim Tiga Singa sempat menyamakan kedudukan lewat Joel Ndala pada menit ke-35. Gol Lazizbek Mirzae pada menit ke-67 kemudian menjadi penentu kemenangan Uzbekistan.


Inggris sebenarnya tampil lebih dominan di laga ini . Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 61 persen dibanding Uzbekistan yang hanya 39 persen.

Mereka juga tampil lebih menyerang dengan mencatatkan 20 tembakan dengan 10 mengarah ke gawang. Lebih banyak dari Uzbekistan bikin 12 percobaan dengan enam on target.

Pelatih Inggris, Ryan Garry, menilai gol kedua Uzbekistan yang diciptakan Mirzae benar-benar mengubah jalannya laga. Gol tendangan bebas indah itu lahir di saat Inggris tengah menguasai laga.

Setelah gol itu, Inggris terus mengurung pertahanan Uzbekistan. Namun, tekanan Inggris tak berbuah gol penyama kedudukan hingga laga tuntas.

“Saya merasa gol kedua mengubah pertandingan. Jelasnya sekali kami setelah itu melakukan sejumlah pergantian,” ujar Garry setelah laga.

“Kami mendapatkan banyak momentum, penguasaan bola, bisa masuk ke kotak penalti, dan menebar ancaman. Kami harusnya bisa mengambil keuntungan dari hal itu.

“Ini adalah laga yang sulit. Semuanya sebenarnya berjalan dengan baik kecuali hasilnya,” jelasnya. https://jusnarte.com

Ronaldo Serius atau Bercanda? Komen Begini Usai Paim Minta Ballon d’Or

Jakarta – Sebuah komentar Cristiano Ronaldo sedang viral terkait dengan Fabio Paim, mantan rekan satu tim yang dulu pernah dipujinya.
Baru-baru ini Paim, yang pernah main bareng Ronaldo semasa di Sporting Lisbon, menyiratkan bahwa dirinya layak dapat salah satu dari Ballon d’Or raihan CR7.

Sosok yang pada masanya pernah digadang-gadang sebagai wonderkid dan calon pemain masa depan Portugal itu juga menyebut bahwa dirinya akan sejajar dengan Lionel Messi dan Ronaldo andaikata punya pola pikir seperti mantan rekannya.


Podcast berisikan wawancara Fabio Paim itu kemudian bersirkulasi viral. Cristiano Ronaldo, yang dalam obrolan Paim beberapa kali disebut namanya, sampai ikut berkomentar.

“WTF,” tulis Cristiano Ronaldo dalam postingan di Instagram. “Siapa orang ini?”.


Komentar Ronaldo tersebut sontak viral pula. Apalagi diketahui kalau di masa lalu, CR7 pernah mengakui kehebatan Paim dari interaksi mereka di Sporting.


Pada saat Cristiano Ronaldo bergabung dengan Manchester United dari Sporting pada tahun 2003, salah satu komentarnya membuat banyak orang penasaran.

“Jika menurutmu aku ini hebat, tunggu saja sampai kamu melihat Fabio Paim,” kata Ronaldo saat itu seperti dilansir talkSPORT.

Terkait Paim, membandingkan komentar Ronaldo saat ini dengan di masa lalu tak ayal memunculkan pertanyaan. Apa Ronaldo serius bilang ‘WTF’ dan menghardik Paim? Ada pula yang menganggap CR7 sekadar bercanda, pura-pura pangling dengan Paim yang sosoknya sekarang sudah jauh berbeda dibandingkan dulu.

Kata-kata Paim ‘minta’ Ballon d’Or Ronaldo
Dalam podcast dengan PT Clipes, Fabio Paim menyadari bahwa kariernya di sepakbola tidak mengilap karena beragam keputusan dan tindakan yang keliru dari dirinya sendiri.

“Cristiano Ronaldo harus menawariku salah satu Ballon d’Or miliknya. Aku ke Sporting saat usia 7 tahun, aku tumbuh di sana. Itu adalah masa-masa keemasan di mana aku memenangi segalanya,” ujar Paim. https://kueceng.com

“Aku tidak mencapai puncak yang seharusnya bisa aku capai, tapi tetap menandai sebuah generasi. Aku tadi bilang akan gembira jika Cristiano Ronaldo bisa menawariku satu Ballon d’Or-nya. Tapi aku mengatakan itu dengan kerendahan hati. Andaikata aku punya separuh isi kepala Cristiano, (persaingan) tidak akan cuma dirinya dan Messi.”

“(Persaingannya) akan di antara aku, dia, dan Messi, dan mungkin ia (Ronaldo) tidak akan meraih Ballon d’Or sebanyak yang dimilikinya saat ini. Mungkin salah satunya akan jadi milikku,” tuturnya.

Gavi Cedera Parah, Pemain Real Madrid yang Pertama Memeluknya

Jakarta – Gavi alami cedera parah saat memperkuat Timnas Spanyol. Gavi sampai kesakitan ketika keluar dari lapangan, Joselu, jadi orang pertama yang memeluknya.
Gavi alami cedera ACL di laga Spanyol vs Georgia dalam laga terakhir fase grup Kualifikasi Piala Eropa 2024, Senin (20/11) dini hari WIB. Gavi ditarik keluar di menit ke-26.

Gavi tampak kesakitan sampai terlihat menangis. Pemain berusia 19 tahun itu setelahnya menjalani operasi karena Anterior Cruciate Ligament-nya putus dan harus absen selama 7-9 bulan.


Ketika Gavi berjalan keluar lapangan, ada pemandangan menarik. Pemain pertama yang memeluknya adalah Joselu, yang merupakan pemain Real Madrid.

Joselu memeluk dan tampak menguatkan Gavi yang merupakan pemain Barcelona. Dilansir dari Tribuna, hal itu jadi pemandangan indah soal sportsmanship, yang mana keduanya bermain di klub yang saling jadi langganan rival di LaLiga.


Gavi memang jadi pemain andalan Barcelona dan juga Timnas Spanyol. Meski masih muda, Gavi bermain apik di lini tengah.

Gavi sudah bermain 15 kali di seluruh kompetisi di musim ini. Musim lalu bersama Barca, dirinya total bermain sebanyak 49 kali di seluruh kompetisi. https://elementlagu.com/wp/

Presiden Real Madrid: Semoga Lekas Sembuh, Gavi

Madrid – Simpati terus berdatangan kepada Gavi. Kali ini dari Presiden Real Madrid Florentino Perez yang mendoakan gelandang Barcelona itu lekas pulih.
Gavi mendapat bencana saat membela Timnas Spanyol menghadapi Timnas Georgia di Kualifikasi Euro 2024, Senin (20/11/2023) dini hari WIB kemarin. Dia harus ditarik keluar pada menit ke-27 karena mengalami cedera lutut.

Dari hasil pemeriksaan, Anterior Cruciate Ligament (ACL) dan meniskus di lutut kanan Gavi putus sehingga harus dilakukan pembedahan. Gavi diperkirakan harus absen minimal 8-9 bulan.

Itu artinya Gavi akan melewatkan dua turnamen besar bersama Spanyol, yakni Euro 2024 dan Olimpiade 2024. Ini sudah pasti jadi pukulan telak untuk pemain 19 tahun yang begitu diandalkan Barcelona dan juga Timnas.

Gavi pun menitikkan air mata ketika tahu ada yang tidak beres dengam lututnya di lapangan. Wajar jika simpati terus berdatangan dari kolega Gavi di lapangan hijau.


Tak cuma rekan setim, tapi juga dari pemain tim rival Real Madrid seperti Joselu dan Dani Carvajal yang langsung mengunggah ucapan penyemangat bagi Gavi di sosial media.

“Rival di klub dan rekan di timnas, tapi di atas itu semua, masyarakat. Kamu pasti bakal bangkit, kawan,” ujar Dani Carvajal menyemangati Gavi.

Selain kedua pemain Madrid itu, ESPN menyebut Presiden Madrid Florentino Perez bahkan juga melakukan hal yang sama. Mengatasnamakan insititusi klub, Perez mengirimkan surat dukungan penuh atas pemulihan cedera Gavi. https://tawkapinew.com

Perez dan Madrid mendoakan Gavi agar bisa kembali beraksi di lapangan secepatnya.